Perumda Tirta Bumi Serasi Paparkan Upaya Menjaga Layanan Air Bersih Saat Kemarau di Talkshow Rasika
Ungaran— Direktur Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang, Guswakhid Hidayat, S.T., M.Si., memaparkan berbagai upaya perusahaan dalam menjaga kontinuitas pelayanan air bersih di tengah musim kemarau saat menjadi narasumber talkshow di Rasika FM bersama Dony Azhar dan Ketua Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) Haris Widi.
Dalam kesempatan tersebut, Guswakhid menjelaskan bahwa musim kemarau memang berdampak pada penurunan ketersediaan air baku di beberapa titik produksi. Meski demikian, Perumda tetap berupaya mempertahankan pasokan dengan mengoptimalkan sumber air lainnya agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
"Kami sebagai penyedia layanan bertanggung jawab dan mengupayakan semaksimal mungkin agar aliran tetap dapat mengalir kepada pelanggan," ujar Guswakhid.
Salah satu tantangan pelayanan berada pada jaringan yang bersumber dari PT STU Bawen. Wilayah seperti Leyangan, Kalikopeng, Delta Asri, dan Susukan menjadi area terjauh dalam jaringan distribusi sehingga lebih berpotensi mengalami gangguan saat pasokan air baku menurun.
Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, Perumda menyalurkan bantuan air bersih menggunakan armada truk tangki ke wilayah terdampak. Namun, Guswakhid mengakui bahwa keterbatasan jumlah armada membuat distribusi tidak selalu dapat dilakukan secara bersamaan ke seluruh lokasi, sehingga perusahaan juga dapat meminta dukungan pengiriman bantuan apabila kebutuhan di lapangan meningkat.
Pada kesempatan itu, beliau juga menjelaskan bahwa proses penanganan gangguan jaringan air tidak dapat disamakan dengan layanan kelistrikan. Setelah perbaikan pipa selesai dilakukan, aliran air memerlukan waktu untuk kembali normal karena harus melalui proses normalisasi hingga tekanan air kembali stabil di seluruh jaringan.
Menurut Guswakhid, pelayanan Perumda selalu berpedoman pada empat aspek utama, yaitu kualitas, kontinuitas, kuantitas, dan keamanan air yang didistribusikan kepada pelanggan.
Beliau mencontohkan peningkatan pelayanan yang telah dirasakan masyarakat di wilayah Susukan, tepatnya di belakang Tarubudaya. Jika sebelumnya air hanya mengalir setiap dua hari sekali, kini pelanggan di wilayah tersebut telah menikmati layanan air selama 24 jam.
Selain menjaga kontinuitas pasokan, Perumda juga memastikan kualitas air tetap memenuhi standar yang berlaku. Pemantauan kualitas dilakukan secara berkala melalui pengambilan sampel oleh Dinas Kesehatan serta pengujian laboratorium internal Perumda.
"Apabila kualitas air telah memenuhi kategori yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, maka air tersebut dinyatakan layak," jelasnya.
Melalui dialog bersama Rasika FM, Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi berharap masyarakat semakin memahami berbagai upaya yang dilakukan perusahaan dalam menjaga pelayanan air bersih, khususnya di tengah tantangan musim kemarau yang memengaruhi ketersediaan air baku di sejumlah wilayah.











































